Cerita soal Musik Rock nih! Soal
ceritanya begini : Musik Rock itu apaan sih? Musiknya anak-anak gondrong itu
ya? Yang keras dan bising itu kah? Mungkin juga, tapi tergantung tingkat
kepekaan telinganya juga. Adalah genre musik
populer yang mulai diketahui secara luas pada decade '50-an. Akarnya dari genre
musik rock berasal dari rhythm and blues, musik country
dari tahun '40 dan '50-an serta berbagai pengaruh lainnya. Rock sendiri secara
harfiah berarti cadas. Simpelnya adalah bunyi-bunyian yang berbunyi keras
seperti cadas (tapi tetep ada harmonisasinya bro..). Pada akhir tahun '60-an
dan awal '70-an, musik rock berkembang menjadi beberapa jenis. Yang bercampur
dengan musik folk (musik daerah di Amerika) menjadi Folk Rock, dengan Blues menjadi
Blues-Rock dan dengan Jazz, menjadi Jazz-Rock Fusion. Pada
tahun '70-an, Rock menggabungkan pengaruh dari Soul, Funk, dan musik latin. Juga pada
tahun '70-an, Rock berkembang menjadi berbagai subgenre seperti Soft Rock,
Glam Rock,
Heavy Metal,
Hard Rock,
Progressive
Rock, dan Punk Rock. subgenre Rock yang mencuat di tahun
'80-an termasuk New Wave,
Hardcore Punk,
dan Alternative Rock. Pada tahun '90-an terdapat Grunge, Britpop, Indie Rock dan Nu Metal.
Di Indonesia sendiri Musik Rock mulai
dikenal sekitar tahun 60-an. Pada awal masuknya Musik Rock di Indonesia tak
ubahnya seperti wabah penyakit saja. Sebagian orang tua menanggapinya dengan
kemarahan. Sebagian lagi mengawasinya dengan waspada dan siaga penuh. Bahkan
secara politik, Rock N Roll yang pada tahun 60-an sering disebut musik ngak
ngik ngok itu dinyatakan amat berbahaya dan dilarang. Group musik Koes
Bersaudara (cikal bakal Koes Plus) dimasukkan kedalam penjara karena memainkan
musik tersebut. Segala atribut Rock N Roll seperti celana ketat, rambut
gondrong, piringan hitam, semua dibabat habis, tupas tapis tanpo tilas.
Seperti halnya wabah budaya, Musik
Rock gak bisa diberangus oleh siapapun. Lagu-lagu milik Koes Bersaudara yang
dirilis sekitar tahun 60-an itu kemudian menjadi sangat popular di kalangan
penggemar musik dan menjadi tonggak perkembangan Musik Rock Indonesia yang
paling revolusioner. Bersamaan dengan itu, gaya hidup Beatles dan Rolling Stones
menjadi style baru bagi anak-anak muda. Fenomena
ini jelas membuat para orang tua was-was dan bereaksi lebih ekstrim. Bahkan
para guru melabeli murid mereka yang menyanyikan lagu-lagu Beatles maupun
Stones adalah anak nakal. Rock telah menjadi media pemberontakan kaum muda yang
notabene adalah generasi penerus bangsa.
Memang banyak hal-hal yang
berdampak negative atas perilaku para penggila musik keras yang mengakibatkan
pada buruknya citra musik itu sendiri. Namun semua kembali pada sumberdaya
manusianya. Tergantung bagaimana cara mereka menafsirkan lirik dan notasi dari Musik
Rock dalam kehidupan sosialnya. Akan lebih dominan dampak positifnya jika
diaplikasikan dalam keadaan (jiwa) waras. Gak bisa dipungkiri, Rock adalah
media paling efektif untuk menyampaikan aspirasi, uneg-uneg atau apalah. Bahkan
tema cinta pun bisa gurih dituangkan dalam ramuan Musik Rock yang menohok pusat
syaraf.
Pada dasarnya insan Musik Rock adalah
makhluk-makhluk yang peduli dengan keadaan, sensi terhadap kejanggalan, dan
berorientasi pada perubahan yang lebih baik. Contoh paling aktuil adalah
kinerja pemimpin yang gemar mengkonsumsi Musik Rock dapat dipastikan lebih
peduli dan peka terhadap keadaan sosial dibanding pemimpin yang sibuk merilis
album mellow. Tahu siapa pemimpin-pemimpin yang saya maksud? Yang saya maksud
adalah JKW dan SBY. Coba bandingkan…!! (miB_dq)


0 Guneman:
Posting Komentar