Pages

Sabtu, 24 November 2012

MUSIK ROCK ITU APA SIH..???


Cerita soal Musik Rock nih! Soal ceritanya begini : Musik Rock itu apaan sih? Musiknya anak-anak gondrong itu ya? Yang keras dan bising itu kah? Mungkin juga, tapi tergantung tingkat kepekaan telinganya juga. Adalah genre musik populer yang mulai diketahui secara luas pada decade '50-an. Akarnya dari genre musik rock berasal dari rhythm and blues, musik country dari tahun '40 dan '50-an serta berbagai pengaruh lainnya. Rock sendiri secara harfiah berarti cadas. Simpelnya adalah bunyi-bunyian yang berbunyi keras seperti cadas (tapi tetep ada harmonisasinya bro..). Pada akhir tahun '60-an dan awal '70-an, musik rock berkembang menjadi beberapa jenis. Yang bercampur dengan musik folk (musik daerah di Amerika) menjadi Folk Rock, dengan Blues menjadi Blues-Rock dan dengan Jazz, menjadi Jazz-Rock Fusion. Pada tahun '70-an, Rock menggabungkan pengaruh dari Soul, Funk, dan musik latin. Juga pada tahun '70-an, Rock berkembang menjadi berbagai subgenre seperti Soft Rock, Glam Rock, Heavy Metal, Hard Rock, Progressive Rock, dan Punk Rock. subgenre Rock yang mencuat di tahun '80-an termasuk New Wave, Hardcore Punk, dan Alternative Rock. Pada tahun '90-an terdapat Grunge, Britpop, Indie Rock dan Nu Metal.

Di Indonesia sendiri Musik Rock mulai dikenal sekitar tahun 60-an. Pada awal masuknya Musik Rock di Indonesia tak ubahnya seperti wabah penyakit saja. Sebagian orang tua menanggapinya dengan kemarahan. Sebagian lagi mengawasinya dengan waspada dan siaga penuh. Bahkan secara politik, Rock N Roll yang pada tahun 60-an sering disebut musik ngak ngik ngok itu dinyatakan amat berbahaya dan dilarang. Group musik Koes Bersaudara (cikal bakal Koes Plus) dimasukkan kedalam penjara karena memainkan musik tersebut. Segala atribut Rock N Roll seperti celana ketat, rambut gondrong, piringan hitam, semua dibabat habis, tupas tapis tanpo tilas.

Seperti halnya wabah budaya, Musik Rock gak bisa diberangus oleh siapapun. Lagu-lagu milik Koes Bersaudara yang dirilis sekitar tahun 60-an itu kemudian menjadi sangat popular di kalangan penggemar musik dan menjadi tonggak perkembangan Musik Rock Indonesia yang paling revolusioner. Bersamaan dengan itu, gaya hidup Beatles dan Rolling Stones menjadi style  baru bagi anak-anak muda. Fenomena ini jelas membuat para orang tua was-was dan bereaksi lebih ekstrim. Bahkan para guru melabeli murid mereka yang menyanyikan lagu-lagu Beatles maupun Stones adalah anak nakal. Rock telah menjadi media pemberontakan kaum muda yang notabene adalah generasi penerus bangsa.

Memang banyak hal-hal yang berdampak negative atas perilaku para penggila musik keras yang mengakibatkan pada buruknya citra musik itu sendiri. Namun semua kembali pada sumberdaya manusianya. Tergantung bagaimana cara mereka menafsirkan lirik dan notasi dari Musik Rock dalam kehidupan sosialnya. Akan lebih dominan dampak positifnya jika diaplikasikan dalam keadaan (jiwa) waras. Gak bisa dipungkiri, Rock adalah media paling efektif untuk menyampaikan aspirasi, uneg-uneg atau apalah. Bahkan tema cinta pun bisa gurih dituangkan dalam ramuan Musik Rock yang menohok pusat syaraf.

Pada dasarnya insan Musik Rock adalah makhluk-makhluk yang peduli dengan keadaan, sensi terhadap kejanggalan, dan berorientasi pada perubahan yang lebih baik. Contoh paling aktuil adalah kinerja pemimpin yang gemar mengkonsumsi Musik Rock dapat dipastikan lebih peduli dan peka terhadap keadaan sosial dibanding pemimpin yang sibuk merilis album mellow. Tahu siapa pemimpin-pemimpin yang saya maksud? Yang saya maksud adalah JKW dan SBY. Coba bandingkan…!! (miB_dq)

0 Guneman:

Posting Komentar